Setiap hari hanya bisa menyaksikan bertambahnya korban jiwa di Jalur Gaza,
entahlah selain megumpukan dana dan melakukan aksi demontrasi mengutuk Zionist Israel
apalagi yg bisa gue perbuat?
sampai kapan hal tersebut akan berakhir?
namun jika kembali melihat sejarah para pejuang di seluruh dunia melawan penindasan dan kezaliman, serta merebut kembali kehormatan yg dirampas, memang membutuhkan waktu panjang dan melelahkan.
Apakah Gaza adalah ujian Tuhan ataukah bencana dari Tuhan, semoga Gaza adalah ujian, dimana Tuhan ingin menunjukkan kepada para malaikatnya mengenai hamba-hambanya yg ikhlas dan tetap bersujud kepada Nya walau bencana menimpa mereka.
Jadi teringat, ketika gue bertanya apakah ujian itu kepada guru gue, dan beliau berkata ujian itu Allah berikan kepada hamba Nya karena sang hamba membutuhkannya, supaya menjadi kuat dan tidak cengeng.
Klw dipikir memang benar kata guru gue, dan mungkinkah sebuah kemuliaan tanpa ada ujian sebelumnya, sebuah kehormatan tanpa pengorbanan
Jadi bertanya sendiri ada kah ujian yg telah Allah berikan kpd gue?
Jadi sedih dgn diri sendiri, akankah gue tetap tangguh seperti mereka di Gaza?ataukah gue akan berputus asa dan menjadi manusia yg hina?
Semoga para pejuang Palestina tetap bersabar dalam ujian yg mereka terima, dan mereka tidak menyerah dalam berkorban untuk meraih kemuliaan, kehormatan dan yang utama Ridho Ilahi, bukankah Syahadah adalah sebuah anugerah
Hampir 1000 nyawa telah melayang, tapi seperti kata William Wallace “They can take our Live, but they never take our freedoom” atau lirik lagu WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza) oleh Michael Heart
“We will not go down,
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight”
Tp yg mulia adalah para Rakyat Palestina di Gaza menyahuti panggilan Imam Hussein a.s di padang Karbala utk melawan para penindas dan tiran dan anti hina dihadapan manusia zalim.
Labayk ya Aba Abdillah
1 Komentar

Jika musuh berbaju Israel maka sudah jelas dan mudah untuk diperangi. Namun jika musuh berbaju Islam seperti baju yang dikenakan pemimpin Mesir dan Saudi, itu yang repot, karena banyak muslim yang terperdaya dengan tampilan luar mereka….