Love and Consequences: Memoir Bohong

Sample ImageBuku Love and Consequences yang mengisahkan perjalanan hidup penulisnya yaitu Margareth B. Jones, terbukti bohong dan tidak relevan dengan kehidupannya. Menurut Times, buku ini yang pada peluncurannya disebut sebagai refleksi dari kisah seorang anak perempuan kulit putih yang diasuh oleh seorang perempuan kulit hitam dan hidup di lingkungan yang sangat tidak sehat. Anak perempuan yang dalam buku itu menjadi pengantar obat-obatan terlarang untuk para gangster di Los Angeles. Namun baru-baru ini terungkap bahwa Margareth B. Jones atau yang memiliki nama samaran Peggy Seltzer itu, hidup di keluarga yang sangat kaya dan belajar di sekolah swasta bergengsi.Seltzer dalam dialognya dengan Times mengaku bahwa bukunya bukan merupakan kisah hidupnya yang sebenarnya melainkan secuil sisi kehidupan orang-orang yang hidup dalam kondisi yang mengenaskan di Los Angeles. Seltzer mengaku memiliki hubungan yang erat dengan mereka dan ia berusaha menyampaikan pesan mereka dalam bukunya. Setelah berita ini dipublikasikan, pihak Penguin, penerbit buku Love and Consequences, menarik seluruh cetakan yang telah beredar ke seluruh wilayah di AS.

Sumber Berita : http://indonesian.irib.ir/index.php?option=com_content&task=view&id=1584&Itemid=46

 

No Comments Yet

Belum ada komentar.

Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar

You must be logged in to post a comment.