Pada beberapa hari ini kita melihat berita-berita di media bagaimana sesama muslim di negara-negara timur tengah saling bertempur, baik antara muslim yang berbeda secara mazhab seperti di Libanon, maupun adanya perbedaan pandangan politik atau perjuangan seperti di Irak dan Palestina.
Bahkan contoh yang dapat kita lihat dengan langsung di negara yang kita cintai ini adalah bagaimana kadang antara sesama organisasi Islam yang memiliki pandangan yang berbeda dalam mensejahterakan umat Islam harus diakhiri dengan adanya konflik secara fisik (walau biasanya konflik itu terjadi di tingkatan akar rumput). Bahkan yang terakhir adalah perbedaan di tubuh organisasi politik Islam terbesar di Indoesia (walau para pendiri dan pimpinan organisasi politik bersangkutan sering mengatakan bukan sebagai partai politik Islam tapi dari sejarah pendirian dan AD/ART organisasi tersebut kental dengan Islam).
Pertanyaan yang selalu menghinggapi penulis adalah, dimana Ukhuwah Islamiyah, dan yang paling utama adalah apakah sabda Rasulullah saw “Aku diutus untuk menyempurnakan Akhlaq” adalah sahih, ataukah ada mazhab dalam Islam yang mendhaifkannya.
Apakah saling menyerang secara fisik bahkan sampai membunuh merupakan akhlaqul karimah?seperti inikah akhlaq yang sempurna yang dibawa oleh para Nabi?Bagaimana umat muslim bisa menghormati agama dan keyakinan orang lain jika sesama muslim saja tidak bisa untuk saling menghormati perbedaan, ataukah ayat Al Quran mengenai diciptakannya manusia berbeda-beda untuk saling mengenal adalah ayat palsu atau ayat tersebut tidak lagi sesuai dengan jaman sekarang?
Bukankah semua konflik yang terjadi di antara umat Islam membuat kesedihan bagi umat Islam sendiri atau hanya penulis yang sedih akan terjadi konfik sesama umat Islam tersebut. Sampai kapankah konflik tersebut akan terus menghinggapi umat Islam?Apakah persatuan diantara umat Islam adalah hal yang mustahil terwujud?ataukah persatuan itu adalah sebuah keniscayaan dalam Islam, dan Islam hanya mengenal kesatuan sehingga tidak boleh ada perbedaan.
Alasan yang selalu dikemukakan umumnya adalah adanya konspirasi dari musuh-musuh Islam (biasanya Barat dan Zionis yang selalu di kambinghitamkan), namun bukankah jika umat Islam bisa saling menghargai dan menghormati sesama saudaranya hal tersebut akan sia-sia?Tapi menurut penulis alasan tersebut sepertinya memberika pembenaran bagi terjadinya konflik diantara sesama muslim.
Sampai kapan konflik sesama muslim akan terus terjadi?
Ya Allah akankah NabiMu harus terus bersedih melihat apa yang terjadi dengan umatnya.
& Komentar

Ya begitulah bila Agama sudah tidak lagi didasari dengan Iman dan taqwa melainkan hawa nafsu belaka, padahal Rasulullaah SAW telah menegaskan bahwa setiap Umat Islam itu bersaudara. Tapi saat ini yang terjadi malah yang dianggap saudara kalau masih satu pemikiran, sedang yang pemikiran beda dianggap bukan lagi saudara. Wallahu ‘alam.
Wassalam,http://economatic.wordpress.com/
assalamualaikum.
nice story. brother u can see this site http://worldmoslem.wordpress.com/
that about moslem in the world.
walaiku salam